Berbagi Pengetahuan, Software, Games, dan Perkembangan Islam

Breaking News

Hukum Jatuh Cinta Dalam Pandangan ISLAM dan Bagaimana Mengelola Rasa Cinta

Masalah perasaan cinta sebuah tema yang belum pernah saya tulis sebelumnya. Karena saya berpikir masalah ini tidak terlalu urgen untuk dijadikan sebuah tulisan, dan saya tidak mau disibukkan dengan masalah seperti ini.

Namun seiring waktu, saya merasakan masalah ini sesuatu yang penting untuk ditulis. Hampir setiap saya mengisi mentoring/liqo pekanan (terutama untuk kader pemula), masalah ini hampir tidak pernah absen menjadi bahasan yang didiskusikan/ditanyakan. Begitu juga saat mengisi materi dalam beberapa agenda, masalah ini cukup sering menjadi bahan pertanyaan peserta. Dan saya juga sangat sering menerima SMS dan pesan facebook dari ikhwah dan sahabat lainnya yang bertanya tentang masalah yang ini.

Saya sebenarnya merasa belum pantas untuk menulis masalah ini, karena masalah ini seharusnya ditulis oleh orang yang yang memang mampu menjaga dan menata hatinya dengan baik terkait masalah ini. Dan saya bukanlah orang yang mampu menjaga dan menata hati dengan baik, masih ada perasaan yang seharusnya tidak boleh ada yang masih menghinggapi hati ini. Tulisan ini hanya bentuk usaha untuk saling berbagi dan saling mengingatkan diantara sesama muslim, terlebih mengingatkan diri saya sendiri.

Saya sering mengartikan “jatuh cinta” ini dengan kata “kecendrungan”, jatuh cinta adalah kecendrungan terhadap sesuatu melebihi dari yang  lainnya. Jika seorang laki-laki jatuh cinta kepada seorang perempuan, artinya ia mempunyai kecendrungan kepada perempuan tersebuan tersebut melebihi perempuan lainnya.

Lalu Bagaimana Islam Memandang Masalah Kecendrungan Ini?
Kecendrungan terhadap lawan jenis merupakan fitrah setiap manusia, islam adalah agama yang tidak pernah bertentangan dengan fitrah manusia, maka islam tidak pernah melarang dan menganggap sebuah dosa rasa kecendrungan/rasa jatuh cinta kepada lawan jenis. Maka hukum asal dari jatuh cinta adalah boleh/mubah, namun selanjutnya ia menjadi boleh atau dilarang (berdosa) tergantung dengan penyikapan atau bagaimana mengelola rasa itu setelah rasa itu muncul.

Al-Quran menerangkan bahwa rasa kecendrungan/jatuh cinta merupakan fitrah dasar manusia.
“dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa wanita-wanita, .... (QS. Ali Imran: 14).

Fitrah manusia adalah sesuatu yang tidak bisa dilarang, juga tidak bisa dihalang-halangi datangnya, karena ia merupakan rasa yang timbul secara alami pada diri manusia. Fitrah manusia merupaka sesuatu yang diciptakan Allah sedari awal penciptaan manusia, ini disebut dengan sunnatullah. Melarang munculnya sunnatullah merupakan sesuatu yang tidak mungkin.

Maka, tidak ada dosa bagi seseorang mempunyai kecendrungan terhadap lawan jenisnya, suka dan cinta yang tumbuh dalam dirinya secara natural.

Yang menjadi masalah/dosa bukan rasa kecendrungan itu, tapi penyikapan atau pengelolaan rasa kecendrungan tersebut. Ia akan menjadi salah jika dikelola dengan salah, dan ia akan menjadi benar ketika dikelola dengan benar, bahkan ia mendatangkan pahala jika dikelola sesuai dengan syariat. Maka yang terpenting bukan masalah jatuh cintanya, tapi bagaimana mengelola rasa jatuh cinta tersebut saat ia muncul.

Walaupun rasa rasa jatuh cinta bukan sesuatu yang dilarang, tapi kita harus tetap berhati-hati dengan rasa ini, karena banyak orang yang terjatuh kelembah maksiat disebabkan oleh rasa ini, karena gagal mengelolanya dengan benar.

Walaupun rasa ini bukan sesuatu yang haram (awal dan asalnya), tapi perasaan ini tetap tidak boleh terlalu lama bersemayam di hati kita tanpa ikatan yang sah dan halal. Rasa ini harus diatasi secepat mungkin.

Saat rasa itu datang, itu bukan suatu kesalahan.
Tapi  membiarkan di hati berlarut-larut, apalagi sampai memperturutinya, maka ini kesalahan besar.

Kecendrunan ini adalah sesuatu yang dibolehkan, tapi harus diwaspadai.

Penulis: Welcome to My Blog

Artikel Hukum Jatuh Cinta Dalam Pandangan ISLAM dan Bagaimana Mengelola Rasa Cinta, diterbitkan oleh Welcome to My Blog pada hari Rabu, 23 April 2014. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda. Welcome to My Blog adalah Seorang Manusia yang selalu ingin menjadi lebih baik ,Karena Bila Anda berpikir Anda bisa,maka Anda benar. Bila Anda berpikir Anda tidak bisa, Anda pun benar… karena itu ketika seseorang berpikir tidak bisa, maka sesungguhnya dia telah membuang kesempatan untuk menjadi bisa

Posting Komentar - Back to Content

 
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda. Gunakan Google Chrome Atau Mozila Fire Fox Terbaru Untuk Melihat Tampilan Sempurna Blog Ini